Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/mufasuca/public_html/wp-content/plugins/revslider/includes/operations.class.php on line 2851

Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/mufasuca/public_html/wp-content/plugins/revslider/includes/operations.class.php on line 2855

Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/mufasuca/public_html/wp-content/plugins/revslider/includes/output.class.php on line 3708

Warning: Use of undefined constant REQUEST_URI - assumed 'REQUEST_URI' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/mufasuca/public_html/wp-content/themes/mufasu/functions.php on line 73
mufasuCAD.com

mufasuCAD.com

Kursus Aplikasi CAD Gratis

Fungsi Layer Pada AutoCAD

MufasuCAD.com – Layer merupakan salah satu fasilitas AutoCAD yang sangat membantu user untuk mengorganisasi objek-objek yang telah digambar. Dalam artian anda dapat mengelompokkan objek tertentu agar kita dapat secara langsung melakukan selesi, editing bahkan jumlah yang terdapat di gambar.

Beberapa fungsi layar pada Autocad diantaranya:

  • Mengelompokkan objek-objek yang sejenis
  • Dapat secara cepat menampilkan atau menyamarkan objek tertentu
  • Pengaturan warna dan garis menjadi lebih cepat

Ketika anda baru pertama kali membuka aplikasi AutoCAD, secara default layer yang akan tampil akan memiliki nama Layer 0, dan tentunya anda perlu membuat layer-layer lainnya berdasarkan pengelompokkan gambar yang di buat.

Untuk membuat layer baru anda dapat mengetikkan LA (enter) kemudian akan tampil kotak dialog layer properties manager. Setelah itu klik icon new layer, dan secara otomatis akan tercipta layer baru.

Anda pun bisa memberikan nama pada layer tersebut, dan tentunya juga bisa membuat perubahan pada struktur warna, linetype, garis dan lainnya. Untuk melakukan hide objek layer yang dipilih, anda hanya perlu menekan icon lampu sehingga tidak aktif.

Membuat Garis Singgung Lingkaran Di AutoCAD

MufasuCAD.com – Untuk membuat garis yang menyingung objek lingkaran pada aplikasi AutoCAD akan sangat sulit sekali dilakukan bagi mereka yang belum paham bagaimana cara kerja dari snap.

Snap merupakan sebuah tools yang sangat powerfull untuk menentukan titik atau poin dimana sebuah perintah akan dilakukan. Salah satu fiturnya adalah snap tangen yang digunakan untuk membuat garis yang menyinggung dengan lingkaran.

Berikut cara membuat garis singgung lingkaran menggunakan snap tangen di AutoCAD

  • Sebagai contoh kita memiliki 2 objek lingkaran, kecil dan besar.
  • Ketik L (enter) untuk mengaktifkan perintah garis
  • Tekan shift (tahan), kemudian klik kanan dan pilih tangent
  • Klik pada lingkaran kecil
  • Selanjutnya tekan shift (tahan), klik kanan > pilih tangent dan klik pada lingkaran besar (enter)
  • Secara otomatis anda telah membuat objek garis yang bersinggungan dengan lingkaran.

Demikian cara mudah dan cepat bagaimana menggunakan opsi tangen snap untuk membuat objek garis singgung lingkaran.

M2P Titik Tengah Dari Dua Titik Di AutoCAD

MufasuCAD.com – M2P atau yang sering disebut dengan Midpoint Between Two Points terlihat seperti fungsi object snap, walaupun sebenarnya bukan. Fungsi M2P dapat dipanggil pada setiap perintah disaat ini menentukan sebuah point, seperti base point, next point atau end point.

Sebagai contohnya, saya memiliki dua objek lingkaran dan kita akan membuat objek seperti line diantara lingkaran tersebut. Ketik L (enter) untuk mengaktifkan perintah line, selanjutnya untuk specify point anda bisa ketik M2P (enter).

Untuk titik pertama, klik di tengah point pada lingkaran 1 dan titik kedua klik di tengah point pada lingkaran 2. Secara otomatis akan tercipta titik pertama pada perintah line ditengah-tengah kedua titik yang kita seleksi.

Begitulah cara kerja dari fungsi M2P pada AutoCAD, sehingga anda dapat menggunakan opsi ini di setiap perintah untuk menentukan specify point yang diinginkan.

Liat juga speed modeling 3d floor plan dengan AutoCAD

Cara Print Skalatis Di Model Dan Layout Pada AutoCAD

MufasuCAD.com – Sering kejadian bagi para pengguna aplikasi AutoCAD, dimana hasil print pada kertas tidak skalatis atau tidak sesuai dengan ukuran aslinya. Dapat dibilang hasilnya ketika diukur 1 mm pada gambar bukan 1 mm pada kertas.

Sebenarnya apa sih settingan yang perlu dilakukan agar hasilnya skalatis dan sesuai dengan yang diharapkan? Untuk plot atau print pada model tab, kunci utamanya terletak pada settingan plot scale. Terkadang user menggunakan opsi fit to paper, padahal dengan opsi tersebut hasilnya ngak akan skalatis.

Tutorial Video Bahasa Indonesia Cara Plot Skalatis

Untuk hasil yang lebih bagus ada perlu setting di skalanya, misal 1 mm = 1 units. Ini berarti satu poin di gambar akan di print 1 mm di kertas. Misal anda menggambar garis dengan panjang 10, berarti nanti di kertas akan di print out dengan ukuran 10 mm.

Berbeda lagi jika melakukan plotting atau print pada layout tab. Pada case tersebut, anda tidak perlu merubah settingan skala di plot dan pastikan dengan skala 1:1. Selanjutnya untuk merubah skalanya hanya perlu melalui drawing, jadi pekerjaan bisa lebih singkat tanpa membuat template.

Kelemahan utama ketika melakukan plotting lewat model tab adalah anda perlu membuat template dalam jumlah banyak untuk masing2 gambar yang berbeda skalanya, sedangkan jika lewat layout, anda hanya perlu membuat 1 saja dan perubahan dimensi bisa dilakukan langsung pada gambarnya.

Referensi Gambar 3 Bedroom House Floor Plan

MufasuCAD.com – Bagi anda yang ingin belajar membuat floor plan khususnya dengan spesifikasi 3 ruang tidur dengan ukuran 7×12 meter bisa menggunakan referensi gambar ini yang di khususkan untuk latihan autocad pemula.

Download Referensi Gambar 3 Bedroom House Floor Plan

Tutorial Video Cara Membuat Floor Plan dengan Aplikasi AutoCAD

Jika melihat tutorial diatas, anda akan mempelajari dasar-dasar perintah yang digunakan untuk membuat denah rumah atau floor plan. Beberapa perintah yang umumnya digunakan seperti line, offset, trim, hatch dan copy.

Pada tutorial diatas juga dijelaskan bagimana cara melakukan editing pada hatch, dan tentunya juga editing pada dimensi agar sesuai dengan ukuran gambarnya. Disamping itu, anda dapat mengkombinasikan beberapa warna pada gambar agar lebih terlihat hidup dan segar.

Apabila anda mengalami kesulitan untuk mengikuti tutorial autocad cara membuat denah rumah tersebut. Anda dapat komentar dibawah, dan insyaallah akan cepat saya balas.